Institut Teknologi Sumatera Envirocircle

From Atmospheric Data to Environmental Insight.

Envirocircle merupakan inisiatif yang dikembangkan oleh salah satu kelompok riset di Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan, yang berfokus pada hilirisasi hasil kajian dan penelitian ke dalam bentuk sistem informasi berbasis website yang mudah diakses oleh masyarakat. Platform ini dirancang untuk menyediakan informasi prediksi cuaca yang bersumber dari data satelit serta model Numerical Weather Prediction (NWP) yang dijalankan secara operasional melalui infrastruktur server di Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

Selain itu, Envirocircle juga menyajikan informasi prediksi kualitas udara yang dihasilkan melalui integrasi berbagai sumber data dan model, seperti data satelit, model WRF-Chem, CAMx, serta model dispersi udara lainnya. Pendekatan multi-model ini memungkinkan pengguna untuk melakukan perbandingan hasil prediksi secara komprehensif. Lebih lanjut, sistem ini turut menyediakan informasi terkait titik panas (hotspot), serta analisis daya dukung dan daya tampung lingkungan untuk wilayah Indonesia, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data dalam pengelolaan lingkungan dan mitigasi risiko bencana.

04Model atmosfer
514Kota dan kabupaten
14Pekerjaan pemodelan
02Instrumen
11Makalah terbit

Team

03 orang
Alvin Pratama
01

Alvin Pratama, S.Si., M.T.

Air Quality Modelling & Weather Prediction · Lampung

Lulusan Sarjana Meteorologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan melanjutkan pendidikan Magister pada bidang Teknik Lingkungan di institusi yang sama. Saat ini, beliau berkarier sebagai dosen tetap pada Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan, Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Lampung. Keahlian yang dimiliki mencakup pengelolaan dan pemodelan pencemaran udara, serta analisis dampak lingkungan, dengan pengalaman dalam kegiatan teknis seperti penyusunan persetujuan teknis emisi dan kajian lingkungan terkait kualitas udara.

Dalam pengembangan keilmuan, Alvin Pratama memiliki fokus penelitian pada pemodelan prediksi cuaca dan pemodelan dispersi udara berbasis pendekatan komputasional dan data. Ia aktif menggunakan berbagai model dispersi atmosfer, seperti AERMOD, CALPUFF, dan WRF-Chem, untuk mendukung analisis kualitas udara dan mitigasi risiko lingkungan. Dengan mengintegrasikan analisis spasial dan machine learning, penelitiannya diarahkan pada peningkatan akurasi, keandalan, serta keterulangan model dalam konteks kebencanaan dan dinamika atmosfer.

Fokus Numerical Weather Prediction (NWP)Air Pollution ModelingClimate AnalystAir Quality AnalystMATLABGIS
Afiliasi Institut Teknologi Sumatera
Google Scholar arrow_outward
Andreas Boni Baik Simamora
02

Andreas Boni Baik Simamora, S.Si.

Air Quality Modelling · Jakarta

Berfokus pada pemodelan dispersi pencemar udara dan penyusunan inventarisasi emisi. Berpengalaman menangani kajian kualitas udara untuk instansi pemerintah daerah, lembaga riset, dan sektor industri, dari skala sumber tunggal sampai skala kota. Menguasai analisis spasial dan pengelolaan data lingkungan berskala besar.

Fokus Numerical Weather Prediction (NWP)Air Pollution ModelingAir Quality AnalystPythonGIS
Afiliasi Data Analyst, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta
LinkedIn arrow_outwardPortofolio arrow_outward
Farras Ghaly
03

Farras Ghaly, S.Si.

Atmospheric & Numerical Weather Modelling · Surabaya

Berfokus pada pemodelan cuaca numerik dan dispersi atmosfer, serta pengembangan sistem pengolahan data yang berjalan otomatis. Berpengalaman merancang alur kerja dari akuisisi data sampai penyajian peta, termasuk pengembangan antarmuka geospasial berbasis web.

Fokus Numerical Weather Prediction (NWP)Air Pollution ModelingClimate AnalystPythonGIS
Afiliasi Center for Environmental, Social, and Governance Studies, Surabaya
LinkedIn arrow_outwardPortofolio arrow_outward